Prof. J.E. Sahetapy: Sang Guru Besar yang Tak Kenal Kompromi terhadap Keadilan

 

Ketika berbicara tentang hukum dan perjuangan melawan korupsi di Indonesia, nama Prof. Dr. J.E. Sahetapy, S.H., LL.M. adalah salah satu yang langsung terlintas di benak. Dikenal sebagai sosok yang berani, lantang, dan teguh dalam prinsip, Prof. Sahetapy telah mengabdikan hidupnya untuk memperjuangkan keadilan dan memperbaiki sistem hukum di Indonesia.

Dengan dedikasi tanpa batas, beliau tidak hanya menjadi seorang akademisi terkemuka, tetapi juga tokoh publik yang berpengaruh dalam membangun kesadaran akan pentingnya integritas dalam sistem hukum dan pemerintahan.

Latar Belakang dan Pendidikan

Johannes Eliza Sahetapy lahir pada 6 Juni 1932 di Saparua, Maluku. Beliau menunjukkan minat besar dalam hukum sejak muda, yang kemudian membawanya menempuh pendidikan tinggi di Fakultas Hukum Universitas Airlangga, Surabaya.

Kecintaannya terhadap ilmu hukum membawanya melanjutkan studi ke Belanda dan Amerika Serikat, di mana beliau meraih gelar Master of Laws (LL.M.) dan memperdalam pemahamannya tentang sistem hukum internasional dan tata kelola yang baik.

Karier Akademik yang Gemilang

Sebagai seorang Guru Besar di Fakultas Hukum Universitas Airlangga, Prof. Sahetapy adalah pengajar yang dihormati dan dicintai oleh para mahasiswanya. Beliau dikenal dengan gaya mengajarnya yang tegas, kritis, dan sering kali menyentuh isu-isu terkini yang relevan dengan kondisi sosial-politik Indonesia.

Salah satu bidang keahliannya adalah hukum pidana, khususnya dalam isu korupsi dan kejahatan terorganisir. Beliau tidak hanya mengajarkan teori, tetapi juga mendorong mahasiswanya untuk berpikir kritis dan mencari solusi praktis bagi permasalahan hukum di Indonesia.

Selain mengajar, Prof. Sahetapy juga aktif menulis buku dan artikel ilmiah yang menjadi rujukan penting dalam dunia hukum. Salah satu karyanya yang terkenal adalah kajian tentang pemberantasan korupsi dan reformasi sistem peradilan pidana.

Perjuangan Melawan Korupsi

Prof. Sahetapy adalah salah satu tokoh yang secara konsisten menyuarakan perlunya pemberantasan korupsi di Indonesia. Beliau pernah menjabat sebagai anggota Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan memberikan banyak kontribusi dalam merumuskan kebijakan strategis untuk memberantas korupsi di berbagai sektor.

Dalam banyak kesempatan, beliau sering kali mengkritik keras praktik korupsi di lembaga pemerintahan dan menekankan pentingnya penegakan hukum yang adil dan transparan. Prof. Sahetapy percaya bahwa pemberantasan korupsi tidak hanya membutuhkan regulasi yang baik, tetapi juga keberanian dan integritas dari penegak hukum dan masyarakat.

Peran di Dunia Politik dan Hukum

Selain di dunia akademik, Prof. Sahetapy juga berperan aktif di dunia politik dan hukum. Beliau pernah menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), di mana beliau dikenal sebagai legislator yang vokal dan sering kali memberikan kritik konstruktif terhadap kebijakan pemerintah yang dianggap tidak pro-rakyat.

Sebagai legislator, Prof. Sahetapy banyak berkontribusi dalam pembahasan undang-undang yang berkaitan dengan hukum pidana dan pemberantasan korupsi. Ia adalah sosok yang selalu memperjuangkan agar hukum benar-benar menjadi alat keadilan, bukan alat kekuasaan.

Pribadi yang Lantang dan Berintegritas

Prof. Sahetapy dikenal sebagai pribadi yang tidak kenal takut dalam menyuarakan kebenaran. Dalam banyak kesempatan, beliau sering memberikan kritik tajam terhadap praktik-praktik yang merugikan rakyat, bahkan jika hal itu membuatnya tidak populer di kalangan elite politik.

Keteguhannya dalam memperjuangkan prinsip-prinsip keadilan menjadikannya sosok yang dihormati, meskipun sering kali juga menjadi sasaran kritik dari pihak-pihak yang merasa terusik oleh keberaniannya.

Warisan yang Abadi

Prof. J.E. Sahetapy meninggal dunia pada 21 September 2021 dalam usia 89 tahun. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi dunia hukum Indonesia, tetapi juga mengingatkan kita akan pentingnya integritas dan keberanian dalam memperjuangkan keadilan.

Warisan intelektual dan moralnya akan terus hidup dalam karya-karya dan perjuangan yang telah ia lakukan. Bagi generasi muda, Prof. Sahetapy adalah inspirasi bahwa suara kebenaran tidak boleh dibungkam, apa pun risikonya.

Pelajaran dari Prof. J.E. Sahetapy

Dari perjalanan hidup Prof. Sahetapy, kita belajar bahwa integritas adalah fondasi utama dalam menegakkan hukum dan keadilan. Sebagai seorang akademisi dan tokoh publik, beliau telah menunjukkan bahwa keberanian menyuarakan kebenaran adalah langkah pertama menuju perubahan yang nyata.

Bagi kita, generasi penerus, warisan Prof. Sahetapy adalah pengingat bahwa perjuangan melawan korupsi dan ketidakadilan adalah tanggung jawab kita bersama. Dengan meneladani semangat dan prinsip hidup beliau, kita dapat meneruskan perjuangan untuk Indonesia yang lebih adil dan bermartabat.


Menurut Anda, bagaimana cara terbaik untuk melanjutkan perjuangan Prof. Sahetapy dalam memberantas korupsi di Indonesia? Mari berbagi ide dan pandangan Anda di kolom komentar!

0 Komentar

Posting Komentar

Post a Comment (0)

Lebih baru Lebih lama